Harry Kane Ungkap Hubungan Dekat Dengan Kompany Usai Perpanjang Kontrak
Mansion Sports – Harry Kane mengungkapkan eratnya hubungan profesional yang ia miliki dengan pelatih Bayern Munich, Vincent Kompany, setelah resmi memperpanjang kontraknya hingga 2029.
Sang striker juga menceritakan keputusannya meninggalkan kenyamanan Premier League bersama Tottenham demi mencoba tantangan baru di Jerman.
Kesamaan Visi antara Sang Striker dan Pelatih
Keputusan Harry Kane untuk berkomitmen terhadap masa depannya bersama FC Bayern mencerminkan keselarasan yang kuat, baik dari sisi taktik maupun mentalitas, dengan pelatih Vincent Kompany.
Sejak Kompany mengambil alih kursi kepelatihan, Kane mampu mempertahankan ketajamannya dalam mencetak gol sekaligus menjalankan peran penting sebagai pemimpin di ruang ganti.
Sang striker mengungkapkan bahwa Kompany memberinya ruang dan kebebasan penuh dalam menentukan masa depannya.
“Bisa jadi dia baru mengetahuinya pagi ini, karena saya tidak berkomunikasi dengannya selama beberapa hari terakhir! Dia sama sekali tidak pernah memberikan tekanan kepada saya,” ujar Kane.
Menghormati Mentalitas Kompany yang Selalu Mendorong Pemain
Kane menjelaskan bahwa filosofi kepelatihan Kompany sejalan dengan standar profesional yang selalu ia pegang, tanpa memandang status maupun pengalaman seorang pemain.
“Kami sempat berbincang secara terbuka sekitar empat minggu lalu, tetapi pembicaraan itu lebih bersifat umum. Saya sangat menghormati pelatih, terutama bagaimana ia selalu mendorong setiap pemain untuk berkembang,” jelas Kane.
“Tidak peduli apakah mereka sudah memiliki 500 penampilan atau baru memulai karier di dunia sepak bola. Itu juga merupakan mentalitas saya, jadi kami memang cocok satu sama lain.”
“Saya membayangkan bisa bersaing memperebutkan gelar liga, piala domestik, dan Liga Champions setiap tahun. Saya selalu percaya pada kemampuan diri sendiri. Di mana pun saya bermain, saya selalu bisa mencetak gol,” tambahnya.
Meninggalkan Zona Nyaman Premier League Terbukti Menjadi Keputusan Tepat
Mengenang keputusannya meninggalkan Tottenham Hotspur pada 2023, Kane mengaku sama sekali tidak menyesal meninggalkan kompetisi tertinggi Inggris untuk mencoba tantangan baru di luar negeri.
“Saya menghabiskan banyak waktu di Premier League dan selalu mengikuti kompetisi itu. Rasanya menyenangkan bisa merasakan suasana yang berbeda,” kata Kane.
“Dan terkadang, perubahan juga bagus untuk mental. Ketika sudah lebih tua nanti, saya akan melihat kembali perjalanan ini dan mengatakan bahwa keputusan untuk keluar dari zona nyaman merupakan langkah yang tepat.”
“Kepercayaan terhadap diri sendiri adalah faktor yang sangat penting. Saya merasa berada dalam kondisi terbaik seperti sebelumnya selama di sini. Kami akan terus bermain di level tertinggi dalam beberapa tahun ke depan,” tegas kapten tim nasional Inggris tersebut.
Kompak Melangkah ke Depan, Kompany dan Kane Punya Ambisi Besar
Dengan kesamaan visi antara sang pelatih dan penyerang andalannya, Bayern tampaknya memiliki fondasi taktik yang stabil untuk menghadapi beberapa musim mendatang.
Kompany akan mengandalkan etos kerja Kane untuk memperkuat struktur pressing tim sekaligus menjaga kelancaran permainan menyerang Bayern.
Kini, keduanya kembali mengalihkan perhatian sepenuhnya untuk mempertahankan gelar domestik dan bersaing memperebutkan gelar juara di kompetisi Eropa.